ANALYSIS OF PAYANG FISHERMEN’S INCOME AT THE NUSANTARA FISHERIES PORT (PPN) PALABUHANRATU
Authors
Muhamad Ari Hamdan , Ine Maulina , Iskandar Iskandar , Iwang GumilarDOI:
10.29303/jp.v15i6.1996Published:
2025-12-22Issue:
Vol. 15 No. 6 (2025): JURNAL PERIKANANKeywords:
Fishermen’s Income, Payang, Profit-Sharing, Palabuhanratu, Fisheries EconomicsArticles
Downloads
How to Cite
Downloads
Abstract
This study aims to analyze business income, profit-sharing systems, and the income of payang fishermen at the Nusantara Fisheries Port (PPN) Palabuhanratu, Sukabumi Regency. The research employs a quantitative descriptive method involving 17 payang fishing boats as samples chosen through random sampling. Primary data were collected via structured interviews, while secondary data came from official documents of PPN Palabuhanratu. The results reveal that the average net income per trip during the off-season, moderate, and peak seasons were IDR 3,500,440, IDR 4,310,359, and IDR 4,130,308, respectively. The profit-sharing system applied is a 2:1 distribution, with two parts for the boat owner and one part for the fishermen, plus an additional 5% for the helmsman. The boat owners earn between IDR 28–61 million per month, helmsmen earn IDR 3.5–7.7 million, and crew members earn IDR 1.2–2.7 million monthly. Compared to the 2024 Sukabumi minimum wage of IDR 3,351,883, only helmsmen during the moderate and peak seasons earn above the standard, while the crew members remain below the minimum wage across all seasons. Factors affecting fishermen’s income include season conditions, number of trips, catch volume, fish prices, and profit-sharing patterns. These findings indicate that the income of payang fishermen remains seasonal and unstable, especially for crew members, necessitating policy efforts to improve their welfare.
References
Alirahman, B. (2018). Analisis Studi Kelayakan Finansial pada Alat Tangkap Payang di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Puger Jember, Jawa Timur [Skripsi, Universitas Brawijaya]. Repositori Universitas Brawijaya.
Dahuri, R. (2003). Keanekaragaman Hayati Laut: Aset Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. PT Gramedia Pustaka Umum.
Dharma, S. S., Kamal, E., Junaidi, & Aisyah, S. (2023). Analisis Sistem Bagi Hasil Usaha Perikanan Alat Tangkap Bagan di Nagari Carocok Anau Kecamatan Koto XI Tarusan (Model: Kearifan Lokal). AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences, 2(1), 42–49. https://doi.org/10.32734/aquacoastmarine.v2i1.11634
Faris, F. M. A. (2023). Kerentanan Perikanan Payang (Boat Seine) di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu [Skripsi, Institut Pertanian Bogor]. IPB University Scientific Repository.
Fauzan, M., Ramadhan, A., Kusumah, B. R., & Ekawati, N. (2024). Analisis Tingkat Keramahan Lingkungan Alat Tangkap Payang di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu. Jurnal Ilmu Perikanan, 2(1), 18–20. https://doi.org/10.62012/jip.v2i1.35339
Febriyansah. (2017). Sistem Bagi Hasil Nelayan Purse Seine di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasongsongan Kabupaten Sumenep [Skripsi, Institut Pertanian Bogor]. IPB University Scientific Repository.
Firmansyah, D. (2015). Sistem Bagi Hasil Nelayan Alat Tangkap Payang di Desa Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Jawa Timur [Skripsi, Universitas Brawijaya]. Repositori Universitas Brawijaya.
Fitriah, S. (2021). Desain dan Konstruksi Payang Modifikasi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat [Skripsi, Universitas Hasanuddin]. Repositori Universitas Hasanuddin.
Fitriani, N., & Pursetyo, K. T. (2012). Teknik Penangkapan Ikan Teri Nasi (Stolephorus sp.) dengan Alat Tangkap Payang di Perairan Pamekasan Jawa Timur. Journal of Marine and Coastal Science, 1(3), 163–172. https://doi.org/10.20473/jmcs.v1i3.2081
Gufron, A. (2018). Analisis Kebijakan Sistem Bagi Hasil Perikanan Tangkap di Perairan Wilayah Selatan Provinsi Jawa Barat [Tesis, Institut Pertanian Bogor]. IPB University Scientific Repository.
Hanafiah, A. M., & Saefuddin, A. M. (1996). Tata Niaga Perikanan. UI Press.
Jabnabillah, F., Aswin, A., & Fahlevi, M. R. (2023). Efektivitas Situs Web Pemerintah sebagai Sumber Data Sekunder Bahan Ajar Perkuliahan Statistika. Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 6(1), 59–70. https://doi.org/10.32923/kjmp.v6i1.3148
Kukuh, E. P., & Bambang, H. (2018). Musim Penangkapan Ikan dan Daerah Penangkapan Ikan Teri (Stolephorus sp.) di Wilayah Pesisir Kabupaten Rembang. Jurnal Perikanan Tangkap, 3(1), 10–27.
Laila, M. R. (2010). Analisis Sistem Bagi Hasil Usaha Penangkapan Ikan antara Nelayan Lokal dan Nelayan Andon di Desa Tambakrejo Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur [Skripsi, Universitas Brawijaya]. Repositori Universitas Brawijaya.
Maidiana, M. (2021). Penelitian Survey. ALACRITY: Journal of Education, 1(2), 20–29. https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.20
Moeljanto. (1996). Pengawetan dan Pengolahan Hasil Perikanan. Penebar Swadaya.
Monintja, D. (1991). Studi Modifikasi Jaring Payang untuk Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Penangkapan Ikan di Pelabuhanratu, Sukabumi [Disertasi, Institut Pertanian Bogor]. IPB University Scientific Repository.
Monintja, D. (2001). Pemanfaatan Sumber Daya Pesisir dalam Bidang Perikanan Tangkap. Institut Pertanian Bogor.
Monintja, D. M. (2007). Sumber Daya Ikan dan Alat Penangkapan Ikan Potensial. Institut Pertanian Bogor.
Nikijuluw, V. P. H. (2002). Sosial Ekonomi Perikanan. Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.
Nurdin, S. (2010). Analisis Penerimaan Bersih Usaha Tanaman pada Petani Nenas di Desa Palaran Samarinda. Jurnal Eksis, 6(1), 1419–1428.
Permatasari, D. A. (2021). Produktivitas Nelayan Payang di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi [Skripsi, Institut Pertanian Bogor]. IPB University Scientific Repository.
Putri, N., Restu, I. W., Negara, I. K. W., & Wirawan, I. G. W. S. (2021). Analisis Kelayakan Usaha Penangkapan Ikan Teri (Stolephorus sp.) Nelayan Tradisional di Desa Sanggalangit, Kabupaten Buleleng. Current Trends in Aquatic Science, 4(1), 33–40.
Rachman, S., Purwanti, P., & Bambang, A. N. (2013). Analisis Faktor Produksi dan Kelayakan Usaha Alat Tangkap Payang di Gili Ketapang Kabupaten Probolinggo. Journal ECSOFiM: Economic and Social of Fisheries and Marine, 1(1), 1–13.
Rahmadani, R., Putra, H. S., & Aprianto, S. (2022). Perlindungan Hukum terhadap Nelayan Pemilik dan Nelayan Penggarap dalam Perjanjian Bagi Hasil Perikanan. Jurnal Hukum Sehasen, 8(1), 41–52. https://doi.org/10.37676/jhs.v8i1.2335
Rizqandaru, A. R., Muzakki, A., Firmansyah, B., & Juansyah, P. (2023). Analisis Jumlah Produksi Perikanan di Kabupaten Sukabumi menggunakan Metode Regresi Non-Linear. Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia, 3(3), 141–148. https://doi.org/10.46961/jkpi.v3i3.876
Subani, W., & Barus, D. H. (1989). Alat Penangkapan Ikan dan Udang Laut di Indonesia. Balai Penelitian Perikanan Laut.
Sudrajat, S. M., Rosyid, A., & Bambang, A. N. (2014). Analisis Teknis dan Finansial Usaha Penangkapan Ikan Layur dengan Handline di PPN Palabuhanratu. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 3(3), 141–149.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suman, A., Irianto, H. E., Satria, F., & Amri, K. (2017). Potensi dan Tingkat Pemanfaatan Sumber Daya Ikan di WPP NRI Tahun 2015 serta Opsi Pengelolaannya. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 8(2), 97–110. https://doi.org/10.15578/jkpi.8.2.2016.97-110
Tiara, I. D. (2016). Sistem Bagi Hasil Nelayan Perikanan Tangkap di Pantai Indah Muko-Muko [Skripsi, Institut Pertanian Bogor]. IPB University Scientific Repository.
Wardah, H. (2019). Sistem Bagi Hasil pada Nelayan Desa Morodemak Kecamatan Bonang Kabupaten Demak [Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo]. Walisongo Repository.










